Ibu Bersinar Sunlight, Bagaimana Sunlight Menginspirasi Perempuan Indonesia untuk Menggunakan Waktu Luangnya dan Mewujudkan Impian Terpendamnya

yangpunya September 24, 2017 0

Sebagai seorang perempuan, sebelum kita menikah, memiliki anak dan terjebak rutinitas, pernah loh kita punya impian untuk merubah dunia. Motto “Me against the world” pernah banget saya rasakan dan kayaknya siap banget untuk menggapai cita-cita dan impian apapun karena nggak mungkin ada yang bisa menghentikan saya dalam menggapai semuanya.

Tapi kemudian saya menikah dan punya anak, dan dengan senang hati saya menjadikan anak-anak saya dunia saya. Impian dan passion kemudian bukan lagi jadi prioritas, semuanya tentang bagaimana saya bisa mengurus rumah, anak-anak dan menjadikan mereka bahagia. Saya bahkan lupa menjadikan diri saya bahagia. Dan ternyata hal ini dirasakan juga oleh hampir sebagian besar Perempuan di Indonesia.

Hasil survei yang dilakukan oleh Sunlight mengungkap fakta bahwa sebenarnya Perempuan Indonesia adalah sosok yang selalu ingin maju atau progress seeker. Namun sayangnya karena kesibukan dan kurangnya waktu luang, maka mereka cenderung untuk melupakan apa sih yang sebenarnya jadi passion mereka yang mendalam, dan memilih untuk tidak memprioritaskan diri sendiri.
Sewaktu memasuki ruang press conference Sunlight, ada satu pojok yang menarik, yaitu pojok Passion Board. Disebelahnya ada meja yang meminta kita untk menulis apa sih passion kita yang belum terpenuhi?

Photo: koleksi pribadi

 

Cuma sama sahabat sahabat terdekat saya, saya pernah cerita apa sebenarnya yang saya inginkan dan sampai sekarang saya belum melakukan apapun untuk mewujudkannya. Semata karena, prioritas saya bukan itu dulu, tapi anak anak dulu. Tapi saya nggak khawatir, karena saya tahu suatu hari nanti passion saya pasti terwujud.

But it will be nice if someone actually ask, don’t you think? 🙂 Dan sepertinya kampanye Ibu Bersinar ini kayak menghentak saya juga, apa kabar passion saya? Kapan mau mulai dipenuhi? Dan jujur, ada semangat extra yang mendadak timbul karena diingatkan seperti ini.

Photo: koleksi pribadi

 

Veronika Utami, Head of Household Care PT Unilever Indonesia mengatakan bahwa “Perempuan Indonesia dihadapkan dengan berbagai kesibukan yang menyita waktu, survei menunjukkan bahwa 60% diantaranya terus berusaha untuk mewujudkan impiannya, bahkan ketika mereka sudah berkeluarga dan bekerja. Melalui Ibu Bersinar Sunlight kami mengajak perempuan Indonesia untuk meluangkan waktu dan berkomitmen #sayasempat untuk wujudkan impiannya. Dengan keunggulan mencuci 5x lebih cepat, Sunlight memberikan ekstra waktu setiap hari yang jika dimanfaatkan dengan baik bisa membantu perempuan Indonesia wujudkan impiannya”

Jujur sempet tertegun sendiri mendengar pembicaraan Mba Veronika Utami ini. Terharu lebih tepatnya. Kayaknya sebagai ibu-ibu nggak pernah ada yang bertanya pada kita tentang apa sih yang sebenarnya kita ingin lakukan? Untuk memenuhi passion dan impian pribadi, diluar dari kesenangan kita mengurus anak-anak.

Ternyata Sunlight – lewat penelitian “Pockets of potential: How micro-learning during pockets of time can lead to new skills and opportunities” mengungkap bahwa setiap orang dapat mewujudkan impian atau passion yang mereka miliki dengan menyediakan waktu paling tidak 15 menit setiap harinya dengan mempelajari dan mengulangi keterampilan yang sama. Perempuan yang menjalankan passionnya bisa membawa banyak dampak positif bagi dirinya dan juga orang – orang disekitarnya.

Photo: koleksi pribadi

Mba Ratih Ibrahim, Psikolog Anak dan Keluarga berkata, “Self actualization atau aktualisasi diri dibutuhkan oleh para perempuan untuk mendukung peran mereka dalam keluarga maupun masyarakat. Orang yang telah mencapai aktualisasi diri mampu membangun dan menjaga relasi lebih baik dan memiliki empati yang lebih besar.”

Dalam kesempatan ini pula, Kampanye Ibu Bersinar Sunlight sudah menyiapkan dan memiliki program – program yang menyasar kepada tiga pilar utama yaitu; konsumen, komunitas, dan Ibu pemilik warung (retailer). Bagi konsumen Sunlight mengadakan Kelas Ibu Bersinar seputar Fashion bersama Ria Miranda dan memasak bersama Rinrin Marinka di Jakarta pada bulan November 2017.

Jadi Mamah-mamah seperti saya yang sebenarnya memiliki keinginan terpendam untuk belajar masak misalnya, akan ada kelas pelatihan dari Chef Rinrin Marinka, atau mau berkarir di dunia fashion? Ada Ria Miranda yang akan memberikan training. Nggak hanya itu, akan ada juga edukasi untuk memulai bisnis sesuai dengan bidang yang dipilih.

Photo: koleksi pribadi

Sedangkan bagi Ibu Pemilik Warung, Sunlight menjalankan “Warung Ibu Bersinar” untuk mentransformasi  ketrampilan usaha pemilik warung. Dan nggak hanya itum melalui kerja sama dengan Dulux Catylac, akan melakukan pengecatan ulang warung oleh Dulux Catylac dan penataan ulang warung agar lebih menarik.

Nah untuk Mamah-mamah yang tertarik, cara mengikuti program ini gampang banget. Caranya dengan mengunggah foto hobi dan minat Mamah-mamah ke Facebook dan Instagram Sunlight dengan Hashtag #IbuBersinar untuk mendapatkan kesempatan mengikuti kelas Ibu Bersinar yang akan diadakan pertama kali di Jakarta pada November mendatang.

Sebagai salah satu mentor yang berpartisipasi dalam kelas ‘Ibu Bersinar Sunlight’, Ria Miranda yang berprofesi sebagai Fashion Designer juga berkata, “Sebagai seorang istri dan ibu memang tidak mudah awalnya untuk memiliki waktu luang untuk menjalankan passion saya sebagai fashion designer. Semoga keterlibatan saya dapat menginspirasi lebih banyak ibu di Indonesia untuk tidak takut mengejar mimpinya walau sudah berkeluarga dan bekerja sekalipun,” kata Ria.

Mba Rinrin, selaku Chef mentor yang juga akan berperan dalam mengajar Ibu-ibu dalam kelas memasak mengungkapkan, “Dengan melihat potensi dan kreatifitas yang tinggi dari perempuan Indonesia di bidang kuliner dan memasak, saya berharap dapat membantu mereka selangkah lebih dekat dari impian yang dimiliki,”

Sementara Mba Anastasia Tirtabudi selaku Head of Brand & Consumer Marketing, PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) atau Dulux, turut menyambut baik kerja sama dengan Sunlight. “Kami sangat senang terlibat dalam program ini karena kami melihat adanya kesamaan visi dengan Sunlight. Bagi Dulux, merupakan visi kami untuk dapat meningkatkan hidup masyarakat dengan menjadikan lingkungan mereka lebih baik. Kami percaya bahwa kekuatan transformatif warna dapat membuat lingkungan menjadi lebih menyenangkan, nyaman dan menginspirasi. Kami berharap warna yang diberikan oleh Dulux Catylac membuat Warung Ibu Bersinar lebih cerah menakjubkan sehingga dapat membawa kemajuan bisnis.”

“Melalui program ‘Ibu Bersinar Sunlight’ kami berharap tidak hanya meringankan pekerjaan rumah tangga sehari – hari, namun membawa mereka lebih dekat dengan mimpi dan passion yang dimiliki. Sebuah langkah awal untuk menggunakan waktu dengan cara yang lebih efektif dan berarti untuk mengembangkan potensi diri sambil tetap memenuhi tanggung jawab sehari-hari,” tutup Utami.

Photo: koleksi pribadi

Saya sendiri, mau kok bisa bersinar juga. Dengan les tambahan untuk menambah skill. Namun melihat bagaimana Sunlight peduli, dan baru kali ini melihat sendiri bagaimana Sunlight dengan kampanye Ibu Bersinar-nya percaya bahwa kebahagiaan di rumah berawal dari kebahagiaan Ibu, ada rasa terharu dan bangga juga karena kali ini, kita Ibu-ibu loh yang diperhatikan.

Semoga semua Mamah-mamah dan Ibu-ibu di luar sana berbahagia selalu dan bisa menggapain impian dan passionnya yang tertunda ya. Ingat loh Mamah, hanya butuh waktu 15 menit sehari untuk kita bisa mengasah kebisaan kita menjadi expert.

Leave A Response »