Jangan Pernah Berpikir Untuk Membeli Saham Dahulu Sebelum Melakukan 9 Hal ini

administrator October 3, 2016 7

Main saham? Katanya saham itu beresiko tinggi. Katanya banyak uang yang hilang di saham. Tapi, ternyata banyak juga loh yang berhasil di saham. Jadi, apa sih sebenarnya yang harus saya ketahui dahulu sebelum membeli saham?

 

Dengan adanya kebijakan tax amnesty ini, bursa saham digairahkan sehingga tidak heran kalau kita mendengar berita banyak sekali pelaku-pelaku pasar modal yang mendulang keuntungan gila-gilaan padahal modal yang mereka pergunakan cenderung kecil. Mulai dari Rp. 2 juta rupiah yang mendadak mendapatkan keuntungan extravagan senilai 15 juta sendiri tanpa harus memperhatikan chart setiap hari berkat satu saham tertentu, atau cerita nyata seorang teman yang mendadak membeli mobil baru dan mengajak kita untuk berinvestasi di pasar modal dengan ‘cara yang gampang’. Plus iming-iming akan diajari pula.

Apakah benar investasi di pasar modal seindah itu? Ternyata iya. Tapi bukan berarti kita harus langsung terjun di pasar modal hanya gara-gara kamu mendengar cerita seru itu.

Inilah 9 hal yang kita harus lakukan, sebelum kita terjun di dunia pasar modal:

1. Cash flow positif

Kalau kamu masih memiliki cashflow yang negatif, baiknya jangan berinvestasi di pasar modal. Artinya kebutuhan rumah tangga kamu akan terganggu kalau kamu malah mempergunakan uang belanja sebagai modal untuk berinvestasi di pasar modal. Yang terjadi adalah kamu akan bersikap kompulsif dalam menyikapi hal ini karena rasa bersalah yang timbul akibat ingin mengembalikan dana yang kamu pakai tersebut untuk belanja dapur. Akibatnya, analisa kamu akan berantakan sehingga resiko kerugian pasti menghantui terus.

2. Dana darurat dan Asuransi terpenuhi

Kalau kamu belum memiliki dana darurat dan asuransi, walau hanya BPJS sekalipun, baiknya jangan mulai berinvestasi di pasar modal. Keberadaan dana darurat adalah untuk mengcover pengeluaran dan melindungi keluarga yang tidak bisa dicover asuransi apabila terjadi apa-apa. Jadi pastikan dana darurat dan asuransi terpenuhi.

3. Pahami dan Kenali Bagaimana Profile Resiko kamu

Tidak semua orang akan cocok untuk berinvestasi di pasar modal. Baiknya kenali dahulu apakah kamu memiliki profile resiko konservatif, moderat, berkembang atau agresif. Karena volatilitas perkembangan saham bisa jadi memberikan rasa deg-degan dan was-was untuk pemula dan mereka yang belum mengerti. Pahami dan kenali diri kamu sendiri, banyaklah bertanya pada mereka yang sudah ahli agar kamu tidak terjebak rugi akibat mental yang sebenarnya tidak cocok untuk berinvestasi di pasar modal ini.

pearreandassociate

foto sumber: pearreandassociate

4. Kamu tidak memiliki hutang sedikitpun, kecuali hutang produktif

Tidak boleh, sekali lagi, tidak boleh seseorang yang memiliki hutang untuk berinvestasi di pasar modal. Karena ia akan terdorong untuk memperlakukan saham sebagai judi, mengharapkan keuntungan yang sebesar-besarnya dalam waktu singkat, terjebak iming-ming akhirnya jatuh dalam kerugian akibat sifat kompulsifnya yang menggebu.

Jadi pastikan kita tidak memiliki hutang, karena mind set atau pola pikir seseorang yang berhutang dengan yang tidak akan berbeda ketika berhadapan dengan pasar saham.

5. Kamu sudah pernah dan tahu mengenai instrumen investasi

Sebelum terjun ke dunia pasar saham, pastikan kamu telah mengetahui sedikit banyak tentang instrumen investasi lain seperti surat hutang negara, obligasi, sukuk, reksadana dan lain-lain. Atau setidaknya memiliki salah satu instrumen investasi tersebut, supaya kita bisa memahami terlebih dahulu langkah awal investasi yang mudah dan terukur, sebelum terjun ke dunia pasar modal.

Ibarat bayi, kita harus belajar jalan dahulu sebelum akhirnya berlari, naik sepeda, dan berkendara. Pasar saham ibarat menguasai dunia balap Formula 1. Semua orang bisa menyetir mobil, tapi hanya 26 pembalap F1. Kenali dan pahami resikonya, pelajari dahulu sebelum kita berkecimpung. Dan tentunya, berlatih mulai dari yang mudah sangat diperlukan.

6. Kamu mempergunakan dana dingin

Atau berinvestasilah sejauh isi dompet. Jangan pernah berhutang, menggadaikan harta benda apalagi meminjam uang hanya untuk mendapatkan keuntungan besar dari pasar modal. Yang terjadi adalah mental kita yang akan terbeban untuk membayar hutang-hutang tersebut. Akibatnya kita malah akan terjebak hutang lebih besar lagi.

Berapa isi dompet kamu, berapa isi tabungan yang bisa kamu sisihkan untuk berinvestasi mulailah dari situ. Belilah saham untuk ditabung dahulu, bukan diperdagangkan setiap hari. Belilah saham yang bisa kita tinggal tidur 10 tahun, mulailah dari saham saham yang mudah, yang produknya kita pakai sehari-hari. Lihat dan observasi bagaimana kenaikannya dalam 3 bulan, 6 bulan atau setahun, baru kita evaluasi.

7. Kamu bisa menjelaskan ke anak usia 10 tahun mengenai kenapa perusahaan yang sahamnya kamu beli itu layak untuk dimiliki tanpa ia merasa bosan

Peter Lynch berkata kalau kita bisa menerangkan sebuah saham perusahaan kenapa perusahaan itu bagus ke anak kelas 5 SD tanpa ia merasa bosan, artinya saham perusahaan tersebut bagus. Make it simple. Kalau kamu tidak mengerti kenapa saham itu bagus, tanyakanlah pada diri sendiri kenapa kita membeli saham tersebut di awal?

Concept of investment with eggs in the same basket.

Concept of investment with eggs in the same basket. Foto sumber: expertbeacon.com

8. Kamu memahami kalau semua bentuk investasi memiliki resiko dan kamu tahu bagaimana meminimalisir resikonya

Tidak ada instrumen investasi yang aman. Lebih tidak aman lagi kalau tidak berinvestasi karena inflasi yang menghantui seringkali lebih besar nilainya dari bunga deposito. Ouch! Tapi disini kita bisa melakukan diversifikasi atau transfer resiko. Setidaknya kita tahu, kita membagi-bagi jenis investasinya juga ke dalam bentuk instrumen investasi yang lain, tidak hanya dalam satu wadah.

9. Kamu paham benar tentang TA dan FA sehingga tidak memperlakukan investasi di saham sebagai judi

Tehnikal analisis dan fundamental analisis saham penting untuk kita pelajari semata agar kita tidak memperlakukan saham sebagai judi. Dari 587 saham yang terdaftar di bursa efek, rata-rata hanya 120 – 160 saham yang aktif diperdagangkan setiap harinya. Jadi bagaimana cara kita memilih saham, baiknya kita pelajari kalau kita tidak mau memperlakukan saham ini sebagai judi, namun memang sebagai bisnis kita sendiri yang menguntungkan.

Be prepare won’t hurt, not prepared that’s definitely hurt.

Sekian artikel dari saya. Bila ada pertanyaan atau ingin berkonsultasi langsung dengan penulis, anda dapat mention penulis via twitter di @fioneysofyan atau bisa mengirimkan email ke admin@fioneysofyan.com

7 Comments »

  1. Tofan October 4, 2016 at 3:55 PM - Reply

    Bener banget poin2nya. Thanks for sharing mbak 🙂

    • administrator October 4, 2016 at 4:27 PM - Reply

      hahahaha.. lah kok malah lanjut di mari ngobrolnya. Basic financial planning kita kan ya.. mesti tahu basic fp dulu sebelum invest di saham 🙂
      thank you udah baca, Tofan

  2. Hendri November 29, 2016 at 5:25 PM - Reply

    bete ni hari tan,

    kemaren abis cuci gudang, dapat JSMR di 39xx

    eh hari ne mau buy malah kepencet sell, yauda abis nambah buy AVG saya jadi 4019,

    sedihnya tan wkwk

    cuma hari ne cek di data sekuritas abis cuci gudang kemaren, total cuan saya dari juli 2015 sampai sekarang sudah

    152.055.022

    wkwk sedikit terobati rasa sedih saya

    sekarang tinggal tidur mimpiin JSMR saya

    sekian laporan tann

    • Hendri December 3, 2016 at 12:28 PM - Reply

      waduh entah kenapa besoknya AVGnya berubah jadi 4002.88

      • administrator December 16, 2016 at 12:43 AM - Reply

        Jasa Marga mah simpen ajaaa Hen. Jangan sekarang, simpen buat 2-3 tahun lagi. Adaro, Soci, simpen. Kalo mau main-main sama yang second layer. Kalau mau keluar, saham perbankan dihindarin dulu. Ah masa ga tahu ‘sifat-sifat; saham sih? Kan kebaca periodiknya. Kamoohhh pasti nggak konsen deeehhh.

        Punya pacar baru yak?

        • Hendri December 18, 2016 at 11:45 PM - Reply

          Loh, kan aku bilang tan saya dapet JSMR di harga 4002.88,

          siapa yang bilang aku udah jual JSMRnyaaa

          kan aku bilang tinggal tidur mimpiin JSMR saya, maksudnya mimpiin dia naek WKWKWK

          ga punya tan, kan nungguin tante #GUBRAKKKK

          • administrator January 3, 2017 at 6:37 PM -

            Henry -__-

Leave A Response »