Memilih investasi yang tepat sesuai dengan gaya hidup dan profile risiko. Apa saja yang harus dipahami sebelum Anda memulai berinvestasi?

yangpunya August 30, 2018 0

Investasi ada beragam jenisnya, dan tidak semua orang cocok dengan jenis investasi yang sama. Ada 3 hal yang mempengaruhi jenis investasi yang dilakukan oleh seseorang. Namun yang terpenting adalah bagaimanakah profile risiko dari seseorang akan mempengaruhi jenis instrument investasi yang dipilihnya.

Gaya hidup yang akan mempengaruhi pengeluaran seseorang. Profile risiko juga akan mempengaruhi gaya hidup. Seseorang akan mampu atau tidak berinvestasi, akan tergantung pada gaya hidup seperti apa yang dipilihnya. Namun sebelum memilih instrument investasi yang sesuai dengan gaya hidup dan profile risiko, inilah 5 hal yang harus dipahami terlebih dahulu.

1. Investasi butuh waktu

Tidak ada investasi yang instan. Investasi akan membutuhkan waktu untuk berkembang dan memberikan profit yang baik. Untuk itu tentukan jangka waktu berapa lama yang Anda butuhkan untuk mencapai suatu target keuangan. Kalau misalnya Anda membutuhkan waktu yang lebih singkat, maka tanyakan kembali pada diri Anda, berapakah dana yang bisa Anda sisihkan untuk berinvestasi, berapa banyakkah pengetahuan yang sudah Anda miliki tentang investasi, dan bagaimanakah pemahaman yang Anda miliki tentang investasi.

2. Investasi perlu pemahaman lebih lanjut

Pemahaman dan pengertian yang sedikit, akan mudah membuat Anda untuk salah langkah dalam memilih instrument investasi. Atau dengan kata lain, Anda akan mudah dibohongi atau malah terjebak dengan investasi bodong. Satu hal lain yang mungkin terjadi apabila Anda memiliki pemahaman yang minim, dana yang terbatas dan pengetahuan yang juga minim, maka sama aja Anda memperlakukan investasi sebagai judi.

3. Tidak ada investasi yang aman, tapi lebih tidak aman lagi kalau tidak berinvestasi

Tidak ada investasi yang aman, karena ada risiko pasar dan risiko Negara yang menyertai. Sementara kalau Anda tidak berinvestasi, maka uang yang Anda miliki akan tergerus inflasi. Berinvestasi tetap jauh lebih baik daripada tidak berinvestasi. Dengan berinvestasi, maka ada penambahan nilai dari asset yang Anda miliki, sementara dengan tidak berinvestasi maka uang yang Anda miliki akan tergerus biaya administrasi, inflasi dan pajak.

4. Risiko bisa diminimalisir dengan diversifikasi

Diversifikasi adalah membagi investasi ke dalam berbagai macam jenis instrumentasi. Atau dengan kata lain jangan menaruh telur dalam satu keranjang. Hal ini diperlukan karena apabila ada salah satu segmen instrument investasi sedang turun, maka diharapkan instrument investasi di tempat lain akan naik, sehingga terjadi keseimbangan yang positif untuk instrument investasi pilihan.

5. Menyadari kemampuan yang Anda miliki

Gaya hidup akan menjadi bagian terbesar yang menghabiskan penghasilan. Kalau memang Anda memiliki tujuan keuangan di masa mendatang, sebaiknya mulai dipikirkan untuk mengganti dana untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup dengan investasi. Hitung kembali cashflow yang Anda miliki. Kalau ternyata selama ini pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan akan gaya hidup ternyata menghabiskan sebagian besar dari penghasilan sehingga Anda tidak memiliki uang tersisa yang bisa digunakan untuk berinvestasi, maka artinya Anda memiliki gaya hidup yang sebenarnya tidak mampu Anda jalani.

Menjadikan investasi sebagai bagian dari gaya hidup adalah salah satu cara supaya Anda bisa mempertahankan gaya hidup yang Anda jalani sekarang. Dengan pemilihan instrument investasi yang tepat, maka bukan mustahil malah Anda bisa pension lebih dini dibandingkan dengan mengharapkan adanya tabungan yang disimpan dari gaji.

Oleh sebab itu sadari terlebih dahulu kemampuan yang sebenarnya Anda miliki, benahi cashflow, agar uang berlebihan yang Anda miliki tidak habis hanya untuk kesenangan belaka malah bisa diinvestasikan demi masa depan yang lebih baik menjadi milik Anda.

Leave A Response »