Meningkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah, BCA Meluncurkan Kartu Paspor BCA GPN

yangpunya April 22, 2018 0

Pada tanggal 16 April 2018 lalu, dalam rangka mendukung ekosistem sistem pembayaran di dalam negeri yang saling terkoneksi, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan kartu Paspor BCA GPN.

Apa sih keistimewaannya kartu GPN ini? Dan mengapa penting bagi kita untuk tahu lebih banyak tentang kartu ini? Ternyata, ada banyak hal menarik yang bisa kita dapatkan dengan memiliki kartu GPN ini loh.

1. Kartu GPN, Kartu Gerbang Pembayaran Nasional

Kalau selama ini pembayaran dengan mempergunakan kartu debit tertentu, hanya bisa dipakai untuk bank tertentu, maka kartu GPN ini adalah kartu yang terintegrasi secara nasional, yang bisa dipakai di manapun. Kalau dahulu terbatas, sekarang kartu GPN ini akan hadir untuk mengintegrasikan instrumen pembayaran, agar mempermudah nasabah.

Hal ini selaras dengan komitmen pemerintah mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional demi terciptanya efisiensi sistem pembayaran, meningkatkan keamanan, dan memperkuat kemandirian sistem pembayaran nasional.

2. Design Garuda yang dibuat oleh Bank Indonesia

Sebagai komitmen yang dilakukan oleh Bank BCA, kartu BCA GPN ini juga memiliki design khusus yang cantik. Direktur BCA Santoso, dan Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia Pungky P Wibowo, yang hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa design kartu ini ada gambar Garuda, yang dianggap sebagai lambang pemersatu bangsa. Sehingga semua pembayaran yang dilakukan dengan mempergunakan kartu BCA GPN ini dapat dilakukan di manapun, dengan kemudahan yang lebih baik dan efisien.

Lebih lanjut Direktur BCA Santoso mengungkapkan, “Peluncuran kartu Paspor BCA GPN merupakan wujud komitmen BCA untuk mendukung pemerintah dalam mengoptimalkan pemrosesan transaksi dalam negeri. Dengan menggunakan kartu Paspor BCA GPN ini, efisiensi sistem pembayaran dapat dicapai melalui sharing infrastruktur antar bank di Indonesia. Hal ini tentunya akan mendorong kemandirian sistem pembayaran nasional.”

“Tentunya dengan diluncurkannya kartu Paspor BCA GPN yang juga sudah menggunakan standar nasional teknologi kartu chip ini dapat menambah keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi di dalam negeri,” jelas Santoso.

3. Biaya-biaya transaksi yang lebih hemat

Selama ini tentunya sebagai nasabah kita juga mengalami adanya biaya-biaya administrasi yang dikenakan pada kita untuk penggunaan kartu. Dengan kartu GPN ini, maka biaya-biaya yang ada juga akan lebih dikurang, sehingga nasabah juga akan merasa lebi diuntungkan dan nyaman dalam penggunaannya.

Namun penggantian kartu baru bisa dilakukan di area Jabodetabek. Dan dengan mesin yang mereka miliki, nabasah juga bisa mengganti kartunya setelah jam kantor, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas rutin mereka kesehariannya, untuk mereka yang pekerja.

Kartu Paspor BCA GPN sendiri baru akan akan tersedia di kantor cabang BCA Jabodetabek secara bertahap mulai 16 April 2018. “Untuk tahap awal, Kartu Paspor BCA GPN dapat diperoleh nasabah di kantor cabang BCA Jabodetabek, dengan mengganti kartu lamanya dengan kartu Paspor BCA GPN atau membuka rekening baru untuk mendapat kartu Paspor BCA GPN. Khusus untuk penggantian kartu Paspor BCA lama berbasis magnetic stripe tidak dikenakan biaya,” tutup Santoso.

4. Target 2 juta nasabah sampai akhir tahun

BCA menargetkan 2 juta kartu Paspor BCA GPN hingga akhir 2018. “Hingga akhir tahun 2018, Kami berencana untuk menerbitkan 2 juta kartu Paspor BCA GPN. Di mana hal ini akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi kalangan masyarakat, namun juga kepada pelaku industri dan merchant.” tambah Santoso.

Tapi, penggunaan kartu BCA ini hanya untuk penggunaan nasional. Dan untuk ke depannya, seluruh bank-bank di Indonesia akan mengubah kartunya menjadi kartu GPN juga. Penggunaan kartu chip dilakukan demi menjaga keselamatan dan meningkatkan keamanan bagi nasabah, agar tabungan yang dimilikinya tidak mudah diretas oleh oknum lain. Maraknya penyalahgunaan data dan pencurian membuat pemerintah mencanangkan keharusan bagi bank-bank lokal untuk meningkatkan keamanan ini.

Untuk nasabah yang sering ke luar negeri, kartu GPN ini tidak bisa dipergunakan. Dengan alasan keamanan jugalah maka ada pembatasan penggunaan kartu ini hanya akan bisa dilakukan di dalam negeri.

5. Tidak harus mengganti semua kartu lama dengan GPN

Satu hal yang juga menjadi perhatian, satu nasabah boleh hanya memiliki satu GPN ini. Misal nasabah memiliki tabungan di bank lain dan bank tersebut juga mempergunakan kartunya menjadi kartu GPN, maka nasabah nggak harus mengganti katunya di bank lain itu dengan kartu GPN. Apalagi karena kartu ini memang untuk penggunaan dalam negeri.

Untuk nasabah yang sering travelling atau sering bekergian ke luar negeri, sebaiknya bertransaksi menggunakan kartu kredit, atau pengambilan tunai di atm negara yang dikunjungi dengan mempergunakan kartu atm atau debit lain yang bukan GPN.

Kembali, bukti pemerintah peduli dengan keamanan nasabah perbankannya, kartu GPN hadir memberi solusi, bukan hanya demi keamanan, namun rendahnya bea-bea yang mungkin terjadi akibat transaksi.

Leave A Response »