N.P.W.P Seberapa pentingnyakah untuk Investasi Anda?

administrator February 10, 2014 0

Seberapa pentingnyakah bagi kita untuk memiliki N.P.W.P?

Kepemilikan N.P.W.P sangat mempengaruhi banyak hal yang berhubungan dengan investasi. Selain pada dasarnya kita kemudian terdaftar sebagai Wajib Pajak, kita juga memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Dan meskipun kita belum memiliki penghasilan tetap, ternyata pelaporan pajak juga ada memiliki ketentuannya sendiri, sehingga kita malah akan tekena pemotongan-pemotongan Penghasilan yang Tidak Kena Pajak (PTKP) yang bukan mustahil pajak yang kita laporkan malah bernilai Rp. 0,-

Syarat Utama kepemilikan NPWP adalah kita sudah berusia 21 tahun. Dan jelas apabila kita mulai memikirkan untuk mulai berinvestasi, beberapa produk investasi mengharuskan kepemilikan NPWP ini sebagai syarat pembeliannya. Namun kalau kita belum berusia 21 tahun, kita bisa meminjam NPWP milik orangtua kita, kalau kita berencana untuk memiliki akun trading.

Salah satu produk investasi keuangan yang selalunya menjadi rekomendasi kita sebagai perencana keuangan untuk pilihan investasi jangka panjang adalah reksadana. Dan pada setiap pembelian reksadana ini, akan ada peraturan baru yang mengharuskan pemberlakuan pajak untuk pembelian/penjualan nantinya. Sehingga otomatis, kita juga membutuhkan adanya NPWP. Disini bukan mustahil dengan peraturan baru yang ada, kita malah bisa mendapatkan pengurangan akan SPT Tahunan.

Mempunyai NPWP, jauh lebih menguntungkan kalau kita memiliki penghasilan, karena pajak penghasilan bagi non NPWP tarif nya 20% lebih besar daripada mereka yg memiliki NPWP (tax planning). Kecuali, kita dapat menunjukkan kalau kita memiliki NPWP, lain soal. Seringkali beberapa teman dan kenalan yang memiliki pekerjaan lepas, harus pasrah menerima potongan dari pemberi kerja dengan alasan pajak. Bisa dibayangkan perbedaan 5% potongan bagi income itu sebesar apa. Dan dengan adanya NPWP, kita sebagai penerima kerja, bisa meminta dan mengajukan ke pemberi kerja untuk kita sendiri saja yang melaporkan pajak kita pribadi, sehingga malah tidak ada pemotongan terhadap fee yang seharusnya kita terima. Namun tentunya, di awal tahun berjalan, kita harus tetap melaporkan SPT kita di tahun sebelumnya ya.

Ada banyak sekali detail dan fakta menarik tentang N.P.W.P, yang ternyata, pembayaran pajak setiap tahun ini tidak semenakutkan itu dan tidak seribet itu.

Dengan memiliki N.P.W.P kita juga akan mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hal kepemilikan aset investasi, property misalnya. Pengajuan KPR atau KPA untuk properti yang kita miliki akan menjadi sulit disetujui kalau kita tidak memiliki NPWP. Bahkan KPR yang ditolak, bisa kita lakukan ‘banding’ dalam pengajuan kredit untuk kepemilikan rumah atau apartemen, dengan bukti pelaporan pajak yang kita miliki atau SPT-21.

Yup, dengan memiliki SPT-21, maka KPR yang ditolak akibat kita memiliki penghasilan yang random atau tidak stabi setiap bulannya, bisa menjadi acuan yang kuat bagi bank pemberi KPR atau KPA kalau kita memiliki kredibilitas dan kemampuan membayar, sehingga meski memiliki penghasilan random, bukan mustahil KPR atau KPA kita disetujui.

Jadi NPWP sebenarnya bukan hanya berlaku sebagai kewajiban kita untuk membayar pajak, namun justru pemotongan pajak, syarat berinvestasi di beberapa produk investasi, dan media pelaporan tambahan yang bisa kita gunakan justru agar supaya KPA atau KPR kita disetujui pengajuannya.

Sekian artikel dari saya. Bila ada pertanyaan atau ingin berkonsultasi langsung dengan penulis, anda dapat mention penulis via twitter di @fioneysofyan atau bisa mengirimkan email ke admin@fioneysofyan.com

Leave A Response »