Quipper.com , Sahabat Mamah-mamah yang Anaknya Butuh Bimbingan Belajar Murah dan Terjangkau

yangpunya December 9, 2017 0

“Kalau anak-anak udah punya PR, itu bukan PR anak-anak, tapi PR serumah,” pernah mengalami atau mendengar hal ini?
Jujur deh, sebagai seorang Mamah-mamah, kita pastinya akan selalu khawatir dengan anak-anak, terutama yang menyangkut sekolahnya. Tugas sekolah, PR dan ulangan bukan hanya menjadi momok anak, tapi juga sanggup bikin deg-degan para Mamah. Apalagi, kurikulum sekolah anak sekarang beda banget sama waktu kita kecil, ya kaaaannn?

Untuk Mamah-mamah yang seneng ngajarin anak-anak dan ada waktu untuk hal ini mungkin nggak masalah. Tapi biasanya saya walau seneng ngajarin anak-anak, saya sering terkendala sama jarak dan waktu. Dan kebetulan si Sulung tipe yang panikan pula kalau sudah meyangkut tugas yang diberikan padanya, apalagi kalau kebetulan topiknya bukan yang dia suka. Alhasil, Mamanya cuma habis waktu untuk ngebujukin supaya si Sulung ngerjain tugasnya, dan drama-drama tugas sekolahpun nggak terhindarkan.

Perkenalkan, Quipper.com yang hadir untuk membantu pendidikan tambahan bagi anak secara online

Di era yang serba digital inipun, pendidikan juga nggak mau kalah. Pemanfaatan digital dan akses internet di bidang pendidikan malah diperlukan guna mendukung pemerataan kualitas pendidikan kepada seluruh siswa, tanpa batasan jarak dan wilayah. Jadi dengan demikian, setidaknya anak-anak di Indonesia bisa menikmati kesetaraan pendidikan yang setara, bisa dinikmati oleh siapa saja, di mana saja, nggak masalah dia tinggal di mana, dan dari manapun asalnya.

“Kami melihat kebutuhan akan pendidikan sangat tinggi di Indonesia, terutama generasi tech savvy yang memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi yang terdepan di bidangnya. Tentu dengan terbukanya kesempatan, kompetisipun semakin besar. Ini yang memotivasi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik,” ujar Pipit Indrawati, selaku Content Manager Quipper Indonesia.

Jadi apa sih Quipper.com itu?

Quipper.com adalah portal online berbayar, yang berisikan materi-materi pembelajaran apapun, untuk anak SMP dan SMA, yang bisa digunakan sebagai sarana edukasi. Ada banyak banget pilihan mata pelajaran, yang bisa ditonton via youtube channel yang mereka miliki, ada ilustrasinya juga, dan lain-lain sehingga siswa bisa merasa memiliki tutor pribadi, atau bimbingan belajar, yang bisa mereka akses kapanpun.

Materinya juga banyak, dan beragam. Malah kita bisa memilih guru mana yang akan kita dengarkan pembelajarannya, di topik apa, dan lain-lain. Intinya sih, kayak punya guru pribadi yang menjelaskan di depan mata kita melalui akses digital online, yang bisa kita ulang-ulang kapanpun kita mau.

Nah yang seru, dalam fitur terbarunya juga ada pelatihan-pelatihan untuk persiapan ujian masuk SMA dan persiapan masuk kuliah. Sementara untuk anak-anak SMP, pelatihan soal dan persiapan anak-anak untuk masuk SMA juga tersedia.

Adanya segmen untuk orangtua yang bisa membantu kita memonitor perkembangan anak

Serunya lagi dan yang penting buat saya, pada saat anak mau mendaftar di Quipper.com ini, ada alamat email orangtua yang harus dimasukkan. Nah segmen ini bertujuan agar orangtua juga dapat memantau perkembangan anak. Akan ada data yang menyebutkan tentang perkembangan anak sudah sampai di mana mengenai topik pembelajaran yang dia pilih, tugas-tugasnya sudah dikerjakan belum, terus (yang paling keren nih) Mamah juga bisa tahu kalau ternyata si anak memiliki kesulitan di mana. Sehingga nggak hanya progress report, kita juga bisa tahu apa yang bisa kita kerjakan bersama, kelemahan dan kelebihan anak, serta tugas-tugas apa yang sudah dikerjakan atau belum, dan lain-lain.

Kadang karena kesibukan orangtua, dan minimnya laporan dari sekolah, ada keterbatasan komunikasi antara orangtua dengan perkembangan sekolah anak. Quipper.com membantu mengatasi masalah ini dengan memberikan akses kemudahan bagi orangtua untuk bisa ikut memantau dan mengetahui, sampai mana saja sih pembelajaran yang sudah anak-anak lakukan dan kuasai, di mana bagian yang si anak menemui kesulitan. Dan juga ada tugas-tugas juga yang bisa di download, catatan, bahkan soal yang bisa dikerjakan juga secara off-line.

Bagaimanakah pandangan Ibu Itje Chodjidjah selalu praktisi dan pakar pendidikan tentang Qipper.com?

Quipper.com sendiri sebenarnya bukan hanya mencakup Indonesia saja loh. Tapi memang pengguna Quipper.com di Indonesia termasuk yang tertinggi. Terlihat banget dari antusiasme pelajar dalam menggunakan Qipper sebagai sarana edukasinya. Dari total 500.000 pengguna berbayar di seluruh dunia, di Indonesia sendiri sudah tercatat ada 100.000 pengguna. Sayangnya potensi ini masih terhambat gara-gara banyaknya pandangan yang menyatakan bahwa tehnologi itu adalah ancaman. Jadi nggak heran kalau pendidikan berbasis tehnologi digital malah akan menggantikan peran guru dan sekolah sebagai pengajar utama.

Menanggapi hal tersebut, Ibu Ibu Itje Chodjidjah selalu praktisi dan pakar pendidikan, menyatakan,”Kehadiran pendidikan berbasis tehnologi bukan untuk menggantikan, tetapi untuk melengkapi. Bagaimanapun peran pengajar tidak akan pernah tergantikan oleh tehnologi. Disini, pola pikir masyarakat yang harus diubah. Disaat tehnologi bisa memberikan sarana pembelajaran, ahli pengajar harus bisa memberikan lebih baik dari itu, dalam hal ini tentang pendidikan karakter.”

Saya sendiri ya, sebagai Mamah Mamah yang seneng ngajarin anaknya, berasa banget kok nggak bakal inget sama semua rumus matematika jaman SMP-SMA. Dan belum lagi dengan adanya beda kurikulum dan pelajaran. Jadi kita juga butuh, sebagai orangtua untuk setidaknya mendampingi deh anak-anak ini. Karena dengan anak-anak merasa ditemani, mereka juga inget bagaimana Mamanya ada untuk mereka.

Satu hal yang penting juga bagi saya, saya jadi bisa lebih tahu bagaimana progress anak-anak, di mana mereka jagonya dan lemahnya dan apa sih yang bisa saya bantu supaya mereka bisa mencapai cita-citanya. Lagipula, pendidikan berbasis tehnologi ini cuma media kok, media pembantu supaya anak-anak bisa bersaing di dunia yang lebih kompetitif. Dan di sini peran aktif orangtua tetap dibutuhin untuk memilah juga apa sih yang mereka butuhkan.

Lagipula, kebayang nggak sih kalau anak-anak mesti ikut Bimbel, udahlah jauh, makan waktu diperjalanan dari sekolah ke rumah ke bimbel, terus pulang kena macet lagi, duh! Udah kayak orang kerja aja anak-anak ini. Tapi tanpa Bimbel, apa iya cukup? Alhamdulillah kalau yang cukup, kalau enggak gimana?

Jadi buat saya ya, beneran deh kehadiran Quipper ini menjawab doa mamah mamah yang khawatir soal pembelajaran anaknya. Makasih loh Quipper dan The UrbanMama atas kesempatannya bisa mengikuti pencerahan ini.

Leave A Response »