Trading itu susah? “Tidak..” jawab Farhan, 11 tahun.

administrator September 28, 2012 47

Hampir 100% dari teman atau klien atau kenalan yang saya temui, selalu beranggapan kalau trading itu ada susah, ribet dll. Tidak ada yang memberikan reaksi positif, kecuali teman-teman dan kenalan saya yang berkecimpung di dunia trading dan sekuritas.

Padahal, secara sederhana, trading itu apa sih? Trade atau dagang. Artinya, membeli dengan harga rendah, untuk dijual dengan harga tinggi. Bahkan di beberapa kondisi trading, kita bisa memasang harga ‘jual’ karena kita tahu, harga akan turun, sehingga keuntungan justru akan didapat pada saat kita menutup profit di harga ‘beli’ yang rendah.

Namun hal ini hanya berlalu pada trading forex, index atau gold. Topik lain yang akan saya bahas pada lain kesempatan.

Kembali ke trading..

Dalam suatu pembicaraan santai dengan beberapa teman di sekuritas, keluar angka-angka fantastis seperti: di Singapura, 40% masyarakatnya memiliki atau juga melakukan trading saham, Malaysia, 30%, sementara Indonesia… kemudian  hening..

Sangat minim sekali pengetahuan dan sosialisasi yang ada mengenai trading saham. Padahal, beberapa universitas sudah memberikan sosialisasi dan pelatihan-pelatihan dasar sebagai pilihan mata kuliah di semester akhirnya,

Kalau kemudian kita memutuskan untuk membeli satu lot saham, dan mendiamkannya selama bertahun-tahun, itu bukanlah keputusan yang buruk. Bahkan kebijakan itulah yang dilakukan oleh Warren Buffett.

Warren tidak akan pusing dengan harga saham yang naik turun per hari, per minggu bahkan per bulan. Ia memperhitungkan investasinya secara jangka panjang, karena ia tahu, saham-saham pilihannya adalah saham-saham dengan fundamental yang baik. Dan Warren juga tidak akan membeli saham, kalau portofolio company yang dipilihnya belum berusia lebih dari 100 tahun.

Jadi sebagai manapun bagusnya saham Apple atau Facebook milik Mark Zuckerberg, Warren tidak akan membelinya. Sesederhana demikian,”Saya tidak mengerti tentang Apple dan Facebook.”

Warren mungkin seorang konservatif jadul yang unik. Tapi jelas justru pola pemikirannya yang sederhana itu, menjadikan ia orang terkaya no. 4 di dunia.

Kalau kita tidak mau tertinggal lagi dengan negara-negara tetangga, ada baiknya kita mulai berhenti komplain dan bantu negara kita dengan memperbaikin perekonomian dengan trading. Ada 2 keuntungan yang bisa kita peroleh disini: 1. meningkatkan income kita tanpa menambah kerja ekstra yang berlebihan sehingga masa depan finansial kita bisa lebih secure, 2. meningkatkan perekonomian negara. Masyarakat yang makmur, mengarah pada peningkatan kemakmuran negara juga bukan?

Jadi mari kita mulai trading demi Anda dan demi negara 🙂

Kalau saya bisa mengajarkan my 11 years old boy tentang trading, dan Anda bisa melihat wajahnya pada saat ia membaca charting dan menentukan saham apa yang akan ia jual atau beli, bayangkan apa yang saya bisa ajarkan dan lakukan untuk Anda, dan bukan mustahil pula Anda bisa menjadikan income dari trading, sebagai income utama Anda. Dan pekerjaan yang Anda lakukan sekarang, itu adalah hobby sampingan yang menyenangkan.

Dan Farhan tidak trading setiap hari. Dia sekolah layaknya anak SD kelas 6 biasa. Ia hanya trading setiap Jumat, seminggu sekali. Kadang bahkan setelah market tutup, ia memperhatikan chart, berdiskusi dengan saya, dan ia bisa menentukan saham apa yang akan ia beli dan ia jual hari Seninnya, dan memasang pilihannya sebelum berangkat sekolah Senin pagi.

If you love your work, then everyday is a holiday 😀

Trading itu sederhana, kalau kita mau meluangkan sedikit waktu, untuk mempelajarinya.

Di artikel saya yang berikutnya, saya akan menulis tentang pertanyaan yang sering diajukan dan tips and trick memilih saham yang tepat.

Sekian artikel dari saya. Bila ada pertanyaan atau ingin berkonsultasi langsung dengan penulis, anda dapat mention penulis via twitter di @fioneysofyan atau bisa mengirimkan email ke admin@fioneysofyan.com

 

 

47 Comments »

  1. Monik October 13, 2012 at 4:32 PM - Reply

    ajari aku trading, tante 🙂

    • yangpunya October 13, 2012 at 4:58 PM - Reply

      Kalau Farhan aja bisa aku ajarin, apalagi Monik ^_^ Yuk..! Aku ajarin 😀

  2. Nugroho October 31, 2012 at 10:26 AM - Reply

    Kalo trading di mana tante?

    • administrator October 31, 2012 at 1:44 PM - Reply

      Kalau IHSG atau lokal, saya pakai MOST. Kalo forex, saya pakai Valbury 🙂

  3. Faiz November 7, 2012 at 3:36 PM - Reply

    Tante aku diajarin juga dong. Btw itu anak kecil kok bisa mainan trading? Syarat buka rekening trading apa aja, sama modal minimumnya berapa tante?

    • administrator November 8, 2012 at 2:11 AM - Reply

      Haizzzz.. jangan pernah nyebut trading itu sebagai ‘main’ .. yang ada nanti uangnya jugamain-main dan mindset-nya juga ‘main’.. otomatis ga bisa dapet income positif dari sini. Aku bukan akun on line trading atas nama aku, semua pakai ktp dan npwp aku. Tapi, akun aku dan akun anakku, beda. Syarat buka-nya KTP dan NPWP aja. Kalau ga punya NPWP bisa pinjempunya orangtua. Minimumnya kalau mahasiswa Rp. 5 juta, perorangan Rp. 10 juta.

  4. Faiz November 12, 2012 at 9:39 AM - Reply

    Oh itu anak tante. Wow, keren itu. Di masa depan mungkin bisa masuk majalah forbes (berita hangat sekarang). Makasih tante atas infonya. Will be updated.

    • administrator November 12, 2012 at 12:02 PM - Reply

      I’m still 30-something.. dipanggil ‘Tante’ kok.. sepertinya ga banget >_<
      Berhubung banyaknya permintaan, saya ada rencana untuk membuka kelas trading. Kalau berminat, sering-sering aja lihat news update dari kita yah untuk kelas ini 🙂

  5. ruma May 20, 2013 at 5:43 AM - Reply

    hebat……………. mbak? usia 11 tahun dah bisa trading saham, bagaimana caranya? ikut sekuritas apa mbak?

    • administrator May 20, 2013 at 6:02 AM - Reply

      Karena pada dasarnya trading itu mudah, hanya banyak dari kita yang salah persepsi langsung menilai trading itu sulit. Contoh: bangun tidur, kita mandi dan sikat gigi .. produk yang kita pakai ternyata sudah terdaftar di bursa efek, sarapan .. dari company yang jugasudah terdaftar di bursa efek, bank kita, kendaraan kita, rumah, sampaipakaian yang kitapakai, semuanya juga sudah terdaftar di bursa efek. Kita sudah memakai produknya, kenapa kita ga memiliki company-nya? Jadi dasar sederhana itu yang saya ajarkan ke anak saya. Dan jangan meremehkan pemikian anak usia 11 tahun loh mba, they are smarter than we think.

      Saya terdaftar di sekuritas MOST dan Valbury Asia Futures Mba..

  6. ruma May 20, 2013 at 6:17 AM - Reply

    iya, mbak? saya juga mikir demikian…. hanya bagimana dengan pekerjaan pokok, ya? apa bisa sampingan ya mbak, tradingnya? saya sendiri follower mbak di twitter. terima kasih mbak tas tulisa2nya?

    • administrator May 20, 2013 at 10:31 AM - Reply

      Mmmm.. mungkin mba bisa baca artikel aku yang judulnya “Pekerjaan Paling Sempurna untuk Ibu Rumah Tangga” . Tinggal cari di Search-nya dan masukkan keyword.. Semoga artikel itu bisa menjawab pertanyaannya Mba..

      Terima kasih atas perhantiannya, semoga bermanfaat 🙂

  7. Efrian January 2, 2014 at 1:51 PM - Reply

    Hai JC … ajari aku trading donk, biar bisa pinter kayak Farhan …. 😀

    • administrator January 2, 2014 at 2:07 PM - Reply

      Hahahaha.. ada Attila, manggil pakai panggilan sayang pula 😛 .. yuk kapan? Bisa keluar rumah hari kerja ga?

  8. Efrian January 2, 2014 at 3:15 PM - Reply

    Hehehe … bisa bisa… apa sih yg nggak 😛

  9. sofiamansoor July 21, 2014 at 9:01 AM - Reply

    Dear dokter cantik,

    Makasih ya hari Sabtu sudah berbagi pengetahuan tentang investasi di acara HPI. Saya cerita kepada teman2 lain yang seusia dan mereka juga tertarik untuk belajar lebih jauh. Jadi, saya persilakan mereka berkunjung ke situs ini. Nanti saya akan membaca lebih teliti isinya yang pasti bermanfaat. Saat ini saya masih harus menyelesaikan beberapa tugas pekerjaan menjelang lebaran.

    salam hangat dari bandung,
    sofia

    • administrator July 21, 2014 at 11:44 AM - Reply

      Salam hangat Mba Sofia 🙂 senang mendapatkan respon seperti ini.
      Semoga selalu memberi manfaat.

      Ditunggu kabar baiknya.

      Terima kasih 🙂

  10. ofi_tusiana September 27, 2014 at 8:52 AM - Reply

    wah.. hebat putranya mbak, lebih hebat lagi mamanya ya.. 🙂
    saya tertarik belajar trading mbak.. kalo gak pake tatap muka apa bisa..? masih awam bangeettt 😀

    • administrator October 2, 2014 at 10:14 AM - Reply

      Terima kasih Mba.. Kalau trading tanpa tatap muka, ibarat Mba membaca buku saja. Ada buku buku dari Desmond Wira, dan Mba Ellen May yang bisa dibaca sebagai panduan awal. Namun saya yakin, justru Mba akan memiliki lebih banyak pertanyaan.

      Ibarat berenang, apa bisa kita belajar berenang dan menjadi ahli hanya dengan membaca cara berenang yang baik? Tentunya tetap kita membutuhkan instruktur renang dan yang paling penting: nyebur!! :))

      Kalau Mba merasa masih sangat awam, baiknya tetap memiliki akun sekuritas terlebih dahulu dan ikut milis. Selebihnya bisa mempercayakan pada broker terlebih dahulu, sambil Mba belajar sedikit demi sedikit.

      Perlu diingat juga sebaiknya gunakan dana dingin agar kalau ada kerugian atau loss, tidak ada penyesalan karena toh ini adalah uang belajar untuk Mba. Sejauh apakah Mba ingin belajar?

  11. Arfi March 31, 2015 at 7:36 PM - Reply

    Salam kenal mbak,.
    keren nich mbak putranya, saya sering dengar tentang trading,cuma belum berani terjun dan modal masih terbatas. apakah kita bisa trading dengan modal yang sedikit?kira2 minimal brp modal yang dibutuhkan?

    • administrator March 31, 2015 at 11:22 PM - Reply

      Dear Mba Arfi,
      Untuk modal, sebenarnya tergantung sekuritasnya apa. Ada sekuritas yang membolehkan modal awal sebesar Rp. 100.000,00 .. Iya, seratus ribu rupiah, ada yang mulai dari modal 5 juta, 10 juta, dll.

      Tapi masalah modal sebenarnya berkorelasi dengan jenis saham. Semakin kecil modal kita, semakin terbatas pemilihan sahamnya Mba.
      Kalau boleh saya usul, kalau masih modalnya terbatas, ada 2 hal yang bisa kita lakukan: a. investasi dulu di reksadana
      b. buka akun dengan dana Rp. 10 juta, tapi bisa kita tarik lagi setelah trading 1 kali, kemudian sahamnya dicicil setial bulan semampunya kita.

      Investasi sekecil apapun tetap jauh lebih baik Mba daripada tidak berinvestasi sama sekali. Jadi saya sangat menghargai keinginan Mba untuk berinvestasi di pasar modal.

      Semoga jawabannya bisa bermanfaat.
      Warm regards,
      Fioney Sofyan

  12. Hendri Wijaya May 14, 2015 at 10:46 AM - Reply

    Halo tante, saya mau share dikit ya

    sekarang USIA saya 21 tahun kuliah semester 4,

    waktu SMA pernah trading forex rugi 6 juta, kalau diingat2 pengen ketawa juga rasanya bodoh benar saya waktu itu

    sekarang saya trading forex lagi, ketika market trending saya untung, ketika sideway rugi saya hehe

    singkat cerita saya mau trading saham nih tante, tante boleh gak sharing tentang strategi analisa tante untuk menambah pengetahuan saya tante???

    sekarang sih saya lagi TRIAL di salah satu broker, please tante boleh kah bagi strateginyaa kalau bisa beserta stop loss dan take profitnyaa,

    makasih banyak tanteeee

    • administrator May 14, 2015 at 1:18 PM - Reply

      Hi Hendri,
      Pertanyaannya sebenernya gampang, tapi njawabnya susah, karena kalau mau trading saham, saya mesti nunjukin caranya.
      Kalau soal strategi, kayaknya banyak sekali buku buku tentang trading saham dari Snto Vibby, Desmond Wira, Edianto Ong, dan Ellen May.
      Bisa baca dari buku buku mereka kok 🙂

      Jadi maaf bukannya saya ga mau sharing, tapi yang ada bisa saya jelasin jadi 1 buku sendiri nanti. Dan apa yang saya sharing juga percuma kalau dibaca aja, bukan saya tunjukin 🙂

      Mestinya kamu udah sekelas Kevin Aprilio loh kalo dari SMA udah trading forex 🙂

      • Hendri Wijaya May 16, 2015 at 5:31 PM - Reply

        Halo tante, wah cepet banget di reply nya yah saya baru baca sekarang, dan by the way tante 2 hari yang lalu saya ada pesan buku si ellen may SMART TRADER NOT GAMBLER disitu dijelasin lengkap kah strateginya????

        menurut saya yang paling penting stop loss sih tante, soalnya kalo engga bisa bangkrut saya nantiiiii

        sebenernya kalo dasar2 support resistance sudah kenyang di forex tante, tapi kalo saham bener2 ga ada pengalaman saya tante,

        gini loh tante, dulu waktu saya masih SMA itu kan saya masih pemikiran jangka pendek loh tante, trading hanya buat beli barang2 kesukaan, yah maklum tan masih labil namanya SMA hehehe,

        kalau sekarang pikiran saya untuk masa depan, jangka panjang lah istilahnya, jadi bukan mau cepat kaya tapi untuk penghasilan lah hehe

        tapi entah kenapa ya tante,
        saya ada sedikit rasa aneh, ketika saya lihat artikel2 forex, disitu saya gak pernah lihat orang bilang trading forex itu mudah, kebanyakan bilang 90% orang trading forex bangkrut, kalo di forex juga ga ada yang berani ngaku2 master forex,

        kebalikan di saham, di blog tante dibilang trading saham gak sulit, malah banyak trader2 yang mengaku2 analis,

        kesimpulan saya forex memang lebih mudah daripada saham kah tante??

        • Hendri Wijaya May 16, 2015 at 5:34 PM - Reply

          salah tan maksudnya saham lebih mudah daripada forex kah?? hehe

          • administrator May 17, 2015 at 9:52 AM -

            Dear Hendri,
            Yup. Saham lebih mudah daripada forex. Dalam trading forex uang bisa hilang, karena hedging, apalagi kalau kena margin. Kamu pasti lebih paham. 🙂 Makanya cut loss itu penting banget, apalagi kalau dia balik arah.
            Tapi kalau di saham, pemilihan saham kuncinya. Jadi malah kita ga perlu worried soal cut loss. Ga usah. Karena uang ga akan hilang. Kecuali, kita milih sahamnya dari perusahaan yang kurang baik. Saya termasuk orang yang anti cut loss kalau di saham. Lain sama di forex, saya pasti pasang cut loss duluan daripada take profit.

            Ada trading plan dll yang memudahkan saya dalam trading saham, istilahnya Farhan aja bisa kok. Apalagi kamu. 😀

  13. Hendri Wijaya May 17, 2015 at 7:22 PM - Reply

    saya jadi makin semangat tante buat belajar, ga sbar nunggu bukunya

    iya bener tante, kalo di forex harus ada sisa balance untuk free margin kalau ga bisa kena stop out karena free margin gak cukup

    kalau di saham misalnya deposit 50 juta, itu 50 juta bebas untuk dibelikan saham semua kan ya tante????

    wah kalau saham berfundamental baik tenang saja tante, saya pasti bakalan beli blue chip tante, daripada iming2 harga murah tapi ujung2nya perusahaannya bermasalah bisa ribet urusannya tante

    oh iya tante, tante dan orang orang lain juga banyak yang begitu loh katanya gak cut loss, apa gak takut nanti trendnya malah turun tante????
    memangnya kalau kita beli saham blue chip itu pasti bakalan naik lagi ya tante sampe2 tante itu gak suka cut loss????

    maklum lah tante pindahan forex jadi ingetnya cut loss terus wekekek

    • Hendri Wijaya May 18, 2015 at 10:27 AM - Reply

      oh iya tante, sebagai trader yang sudah berpengalaman, menurut tante profit 20-30% per bulan dari pasar saham itu wajar atau tidak ya?? kalau sewajarnya biasa profit berapa ya, asumsinya market sedang biasa biasa aja, gak terlalu bearish, gak terlalu bullish deh tan hehe

      • administrator May 19, 2015 at 4:58 PM - Reply

        Dear Hendri,
        Kalau Anda ingin bertanya, baiknya bukan di tempat komentar. Ada email khusus dan keterangan spesifik yang saya tulis di setiap akhir blog saya, untuk bertanya baiknya kemana, dan bukan di bagian komentar sehingga harus terjadi prosesi tanya jawab yang panjang dan ga perlu sehingga jadi spam. 🙂

        Tapi sebenarnya kalau Hendri banyak membaca blog saya, you don’t have to question those things, you already know the answer 🙂
        So I refuse to answer your further questions, because is not in its place 🙂 and I’ve already wrote it several times.

        My advice, please do your homework. Not just owning the book, but kindly read it. A book is nothing if you never read it, and apply it.
        Warm regards, from me to you. 🙂

        • Hendri Wijaya May 21, 2015 at 3:43 PM - Reply

          sip tan, hehe btw bukunya belum saya miliki lama benar karena stoknya tipis tan wkwk

  14. darwan July 30, 2015 at 3:56 PM - Reply

    Salam kenal bu minta ijin buat nyimak … Tulisan ibu bagus, jadi betah. Semoga bisa memetik manfaat. Dan thanks buat ibu karena sudah bagi2 ilmunya. Salam

    • administrator July 30, 2015 at 7:53 PM - Reply

      Silahkan Bapak, semoga bermanfaat 🙂

  15. bianca October 29, 2015 at 1:56 PM - Reply

    halo, salam kenal yah… saya hanya mau menanyakan apakah ada orang indonesia yang bener2 jago trading?

    • administrator October 30, 2015 at 9:17 AM - Reply

      Mmmm.. Pertanyaan Mba seperti Mba menanyakan : “Apakah seorang Penjual Buah menjual buah?” Karena sesungguhnya penjual buah ga jualan buah Mba. Tapi jualan telur.. telur ayam..

  16. Roby December 9, 2015 at 3:27 PM - Reply

    Mba kalau binary recommended ga? Trs setting tools sprti rsi sm bollinger di set period brp? Thanks

    • administrator December 9, 2015 at 3:59 PM - Reply

      Ah aku pernah pakai binary mereka ga akurat, Spreadnya aja beda sama yang real trading. Agak mikir kalo binary itu ga real time aja, dan beberapa yang pernah aku tes malah loss melulu. Kalo Bohlinger kan standar ya.. Aku pake Stochastic 2 periode, 5,3,3 dan 15,3,3.

  17. Roby December 9, 2015 at 5:57 PM - Reply

    Ok thanks mba, anyway sy mau nanya” lebih inti utk trading sm kelas privet trading nya mba fio. Sy kontek via email ya

    • administrator December 9, 2015 at 6:37 PM - Reply

      Baik. Terima kasih 🙂

  18. Irma Susanti August 3, 2016 at 3:47 PM - Reply

    Hi Mba Onie, nice article ya. Baru sempet join nih. Sukses ya Mbaaa…..

    • yangpunya August 3, 2016 at 4:37 PM - Reply

      Hai Mba Irma, apa kabar? Aduh aku janji janji melulu niiih mau ketemuan sama Mba belum bisa terus.

  19. enny October 9, 2016 at 3:18 PM - Reply

    halo mba, mau nanya, kan farhan di pos ini trading tiap jumat, apa beli dan jual di hari yg sama? atau hari jumat khusus beli trus dijual hari senin ,atau gimana mba? thx ya 🙂

    • administrator October 12, 2016 at 10:38 AM - Reply

      jujur sesukanya dia Mba. Tapi biasanya dia tinggal sekolah kan dan waktu liburan kalau dia mood aja dia baru trading. Atau kalau lagi ada maunya beli barang apa, profit dari trading dia ambil untuk beli barang itu.

  20. Raja December 23, 2016 at 12:51 PM - Reply

    Salam kenal tante, saya tertarik juga nih baca baca artikel tentang forex, umur saya 14 tahun kira kira buat akun demo dimna ya tante?

    • administrator January 3, 2017 at 6:35 PM - Reply

      Nekad amat siiih kamu. Coba buka FXPro ya. Bisa akun demo di situ. Tapi demo dulu yaaa beneran.
      Kenapa ga trading saham aja dulu?

  21. Sophia October 11, 2017 at 1:37 PM - Reply

    Salam kenal mbak…saya seorang ibu rumahtangga. Udh lama pingin belajar ttg trading saham. Bisakah sy belajar dr mbak?

    • yangpunya October 14, 2017 at 5:48 PM - Reply

      Bisa Mba. Silahkan kirim email ke admin@fioneysofyan.com untuk pembicaraan lebih lanjut

Leave A Response »